Tentukan Hidupmu



Tentukan Hidupmu
Oleh : Rahmat Kusasi
Ketua KIR Ponpes M.Natsir Alahan Panjang


            Kita bukan monyet yang mengambil kelapa tapi kita adalah orang yang memiliki kelapa itu. Ketika semua orang membutuhkannya, kelapa kita siap untuk dipanen.
            Kadang hidup begitu menyesakkan ketika kita tidak siap untuk menghadapinya. Kita bukan api yang mau membakar apa yang ada tapi kita adalah awan. Awan yang membawa keindahan dan kesejukan.
            Bukan kaya yang kita harapkan bukan pangkat yang kita inginkan tapi bagaimana kita bisa berguna bagi masyarakat. Coba bayangkan ketika kita mendapat juara, ketika kita mendapatkan prestasi tinggi tapi saat itu hanya kita yang merasa gembira dengan pencapaian itu, kita tidak berbagi, kita tidak perduli dengan lingkungan sekitar. Kemudian bertanyalah pada diri kita sendiri "apa gunanya aku juara" Kita belajar bukankah agar bisa berguna dalam masyarakat? Tapi kenapa pada akhirnya begitu banyak diantara kita yang cuek, tidak perduli pada orang lain, pada lingkungan kita? Kita semakin individualis.
            Hidup bukan mainan bukan bola yang bisa ditentukan arahnya oleh pemain bola tapi kita adalah pemain bola yang menentukan arah bola itu silahkan pilih mau menjadi bola yang akan diombangkan oleh kehidupan atau kita akan menjadi pemain bola yang akan menentukan arah kemana kehidupan kita. Seorang guru pernah berkata  bahwa hidup ini seperti seorang petinju yang hanya mempunyai dua pilihan, bertahan atau menyerang. Tampil menyerang berarti mencari kesempatan untuk menang, walaupun peluang kalah juga terbuka. Pilihan bertahan mungkin menarik karena tidak memerlukan energi ekstra, tapi sampai kapan? Bertahan sedikit sekali menyediakan peluang untuk menang, sebaliknya sangat besar peluang buat kalah. Kita mau yang mana?
            Hidup ini adalah masalah. Tapi masalah itu bukan untuk dipersoalkan tapi untuk diselesaikan. Jika kita ingin hidup tidak akan pernah bisa lari dari masalah walau kamu masuk kedalam peti besi kemudian dikuburkan sedalam 100 meter agar kamu tidak dapat masalah maka yang kamu lakukan itu adalah masalah bahkan tergolong masalah besar.
            Maka dapatlah kita ambil kesimpulan jika kamu ingin hidup tanpa masalah maka cepatlah gali kuburan kamu sendiri tapi jika kamu siap untuk mengahadapi masalah itu maka kamu sudah mulai bekerja untuk mendirikan istana megah untuk kamu sendiri.
            Sekarang kita dengan banyak remaja yang mati bunuh diri karena hal-hal remeh. Konyol sekali karena apa yang mereka lakukan itu karena tidak akan mampu membawanya keluar dari masalah Kau takkan bisa lari saat kakimu patah tapi pikiranmu takkan penah berhenti kecauali kau mati. Kawan putus asa bukan jalan terbaik untuk alasan apapun karena tidak pernah ada dalam sejarah orang yang putus asa berhasil. Kita pasti pernah mendengar Thomas Alfa Edison, penemu lampu listrik yang terkenal itu. Seandainya si Thomas putus asa ketika tidak berhasil Dialah orangnya buka aku Banyak manusaia didunia,ada yang megatakan bahwa aku adalah orang mempuyai kemampuan untuk memperbaharui suatu hal,mendiskripsi kemungkinan yang akan terjadi.

Leave a Reply

    Entri Populer